Om…
Hyang Suksma..
Tubuhku
tiba tiba terdampar
Disamping
Pria yang terkapar
Denkurannya
seakan menggelegar
Memaksa
ia keluar dari Sangkar
Tapi
dimanakah Ayah ?
Siapakah
Ibu ?
Aku
bukanlah gumpalan lumpur hitam
Aku
adalah Rapalan Kerinduan yang mendalam
Yang
disampaikan melalui Jutaan Mantram
Dari
nya, sang mahluk legam
Tapi
dimanakah aku ?
Tempat
apa ini ?
Kulihat
sepasang Kebang menari
Menghisap
madi dari putik Sari
Kulihat
Sepasang kenari
Melantuntang
tembang seraya bernyanyi
Aku
masih terduduk dalam Tanya
Disamping
pria yang tidur dalam rindunya
Saat
Ahirnya Bisik angin membawa berita
Akulah
dia
Putri
Kecil dalam wujud manusia
Yang
menorehkan tinta hitam dalam Surga
Yang
kisahnya dilukiskan sepanjang umur dunia
Om…
Hyang Suksma..
Tubuhku
tiba tiba terdampar
Disamping
Pria yang terkapar
Denkurannya
seakan menggelegar
Memaksa
ia keluar dari Sangkar
Tapi
dimanakah Ayah ?
Siapakah
Ibu ?
Aku
bukanlah gumpalan lumpur hitam
Aku
adalah Rapalan Kerinduan yang mendalam
Yang
disampaikan melalui Jutaan Mantram
Dari
nya, sang mahluk legam
Tapi
dimanakah aku ?
Tempat
apa ini ?
Kulihat
sepasang Kebang menari
Menghisap
madi dari putik Sari
Kulihat
Sepasang kenari
Melantuntang
tembang seraya bernyanyi
Aku
masih terduduk dalam Tanya
Disamping
pria yang tidur dalam rindunya
Saat
Ahirnya Bisik angin membawa berita
Akulah
dia
Putri
Kecil dalam wujud manusia
Yang
menorehkan tinta hitam dalam Surga
Yang
kisahnya dilukiskan sepanjang umur dunia