Selasa, 12 Mei 2015

Hikayat Cinta

CintaBulan
Inilah bait sebuahhikayat
Perjalanan sang Senjadiufukbarat
Dan Cerita Sang RembulanTimurBersurat
BerpadudalamGerhanamerekamerapat

HakikatlahbulanreduptanpaCahaya
BerisiHampananHeningtakBerswara
SampaiIadenganpetangbersua
Bergaunmalamjadipujaan sang pujangga

Diselipgauntersisiplahbintang
Sang bulanbermandicahayabenderang
Itulah sang mentariberpunyaterang
Indahkanbulan demi hadirkansenang

Singkatlah sang pujanggabercerita
MerekaBersuadanMencinta
Sang pangeranCahayaberpunya
Bersanding sang ratuDewiBermahkota



TetapiMadahterkisahmenusukhati
FajarmenjelangMalamterhenti
DuaInsanterpisahmimpitakterpenuhi
Isakdantangisberkawantakberarti

BegitulahhakikatberbedadalamAdat
MentariTenggelam di Barat
RembulanMenangisdimalampekat
Cintaberakhirtidaksepakat..

[Sang Hyang Bagus Jiwa]

Note :
Dedicated to Everyone who got tragic love Story in this short life.
Love is not About finding those who got the same as you

But dealing with the differences, because once Love is said , It means forever.

Lullaby

Lullaby
[Sang Hyang Bagus Jiwa]

When the day set to the dark
Let me put you in a beautiful ark
As smiling moon carries high waves of  hopes
Let it be our lullaby to a beautiful  dream full of roses

As your tired  eyes going to fall
I’ll  play my melody of my deepest love to you
As the moon light hugs your tired all
Then take you take sky of Blue

Sleep well my love
Close your tiring day to your dream land
Where the shore of happiness you stand

With me keeping your heart till the end.

Jumat, 01 Mei 2015

Bila Syair


Bila Syair laksana Mantra Ajaib
Yang dengannya ia wujudkan setiap imaji
Tentulah kau yang akan kugubah
Dalam puisi bersajak indah
Menjalani kisah tiada bersudah
Setiap diksinya kan gambarkan parasmu dalam wajah
Setiap baitnya kisah bertuah
Tentang Aku yang mencintaimu duhai kekasihku..!!
Bila Syair adalah Mantra ajaib
Yang sampaikan butir rindu dibalik Malam
Tentulah sajak terbawa anging bawa kabar itu jua
Memelukmu yang terlelap dibalik mimpi indah
Kemudian bisikan Asa yang ingin bersua
Akulah penyair yang mencinta
Kaulah Jutaan sajak yang tercipta
Cintaku bersembunyi dibalik batang Pena
Dan tertuang kedalam pekat sang Tinta
Akulah Sang penyair berasa
Mengharap Syairku menjadi Mantra

[Sang Hyang Bagus Jiwa]