Minggu, 08 Oktober 2017

Surat untuk Sahabat

Teruntuk pada mu Sahabatku
Bismillah
Untuk kalian Sahabat yang telah menjelma menjadi saudaraku
Terimakasih karena telah menjadi bagian penting dalam kehidupanku
Kalian adalah titik titik yang mejagaku tetap dalam kesadaran
Sebagian kalian mungkin tidak begitu mengenalku atau bahkan tak tau namaku
Tapi kehadiran kalian dalam kehidupanku membawaku dalam jutaan pemaknaan hidup yang tak ternilai.
Arrahman
Maafkan kalau diam diam aku menyayangi kalian
Karna kalian adalah sinergi cahaya yang membuat lumpur pekat ini bercahaya
Semoga cahaya itu tak redup karna kealfaan diriku pada kalian
Kalian membuatku terjaga dalam tidur
Dan tersadar dalam Hayalan
Meski aku telah Mabuk tanpa Anggur
Kalian adalah takdir yang tak dapat dilafazkan dalam jutaan Syukur tapi Semoga kalian lenyap dalam satu kata yang selalu kita “INGAT”
Arrahim
Kini Sudilah kalian hadir dalam perjamuan
Dalam meja Kehidupan
Dimana terkecapnya MAnis dalam Garam dan Pahit dalam Gula
Semuanya telah kusajikan dalam cawan kehidupan
Yang Kulenyapkan dalam Kuah Pemaknaan
Sampai tiba diahir perjamuan
Akupun bercahaya layaknya kalian


Diahir Sajak ini Izinkan aku mencuri lagi Terimakasih itu dari Tuhan
Kuhadiahkan pada Kalian.
Agar Sajak ini kujadikan Mantra yang nantinya menjadi Puji pada Tuhan
Agar Arrahman dan Arrahimnya genap pada kalian
Semoga IA tak keberatan
Karna Bismillah saja cukup untuk Tuhan

Bagus Jiwa
Pengemos timuq, 06, September 2017

Tribute to Those who make me more than I am…..