Berjalan
lunglai bukan tanpa arah
Setapak
jalan ia telah tapaki
Wajah
Kusam isyaratkan ia lelah
Bermandikan
peluh dari matahari
Ku
tau engkau lelah
Terlalu
jauh sudah Kisah kaulalui
Dengan
suka, duka, Bahagia, Amarah
Tapi
Jalanmu masih belum terhenti
Dicerita
ini Dunia tak ramah
Airmatamu
ia tak peduli
Gerakan
Kakimu dengan langkah
Kuatkan
tekadmu dalam hati
Tangis
hari ini, Biarlah
Karna
dalam roman yang patah adalah hati
Ikatanmu
denganya Putuslah
Dia
yang lain niscaya menanti
Inilah
sebuah Kisah
Seorang
penapak jalan Hati
Disakiti
luka sampai berdarah
Tapi
berharap Bahagia suatu hari nanti
Bersambung…………




