Minggu, 27 Mei 2018

Hikayat Hawa

Om… Hyang Suksma..
Tubuhku tiba tiba terdampar
Disamping Pria yang terkapar
Denkurannya seakan menggelegar
Memaksa ia keluar dari Sangkar
Tapi dimanakah Ayah ?
Siapakah Ibu ?

Aku bukanlah gumpalan lumpur hitam
Aku adalah Rapalan Kerinduan yang mendalam
Yang disampaikan melalui Jutaan Mantram
Dari nya, sang mahluk legam
Tapi dimanakah aku ?
Tempat apa ini ?

Kulihat sepasang Kebang menari
Menghisap madi dari putik Sari
Kulihat Sepasang kenari
Melantuntang tembang seraya bernyanyi
Aku masih terduduk dalam Tanya
Disamping pria yang tidur dalam rindunya
Saat Ahirnya Bisik angin membawa berita
Akulah dia
Putri Kecil dalam wujud manusia
Yang menorehkan tinta hitam dalam Surga
Yang kisahnya dilukiskan sepanjang umur dunia

Om… Hyang Suksma..
Tubuhku tiba tiba terdampar
Disamping Pria yang terkapar
Denkurannya seakan menggelegar
Memaksa ia keluar dari Sangkar
Tapi dimanakah Ayah ?
Siapakah Ibu ?

Aku bukanlah gumpalan lumpur hitam
Aku adalah Rapalan Kerinduan yang mendalam
Yang disampaikan melalui Jutaan Mantram
Dari nya, sang mahluk legam
Tapi dimanakah aku ?
Tempat apa ini ?

Kulihat sepasang Kebang menari
Menghisap madi dari putik Sari
Kulihat Sepasang kenari
Melantuntang tembang seraya bernyanyi
Aku masih terduduk dalam Tanya
Disamping pria yang tidur dalam rindunya
Saat Ahirnya Bisik angin membawa berita
Akulah dia
Putri Kecil dalam wujud manusia
Yang menorehkan tinta hitam dalam Surga
Yang kisahnya dilukiskan sepanjang umur dunia