Kenapa engkau
bermuram durja?
Bukankah yang
terbaik adalah senja ?
Saat genggaman
itu terbuka
Mulailah gelap
datang menyapa
Kenapa engkau
bermuram durja ?
Saat malam
datang pada kita ?
Yang dulu kita
bercinta
Sekarang tak
dapat bersua
Akulah Dermaga
Kaulah Kaulah
penantiannya
Saat waktu telah
tiba
Pergi jua kau
dengannya
Akulah Dermaga
Yang diam tetap
setia
Didatangi tanpa
kata
Ditinggalkan
tanpa cerita
Maka jangan kau
suguhkan aku air mata
Karna duka dan
durja hanyalah cerita
Karna setelah tenggelam
si senja
Telah kau
berlayar dengan bahtera
Jadi kenapa
engkau bermuram durja ?
Dermaga tak
kenal airmata
Ia hanyalah
penantian jua
Yang ditinggal
seiring senja
S.H Bagus Jiwa