Sabtu, 27 Agustus 2022

Gejolak Terunè Nyalah


Bismillahirrahmanirrahim
Tabeq tuan dan Nyonya
Hamba Menghatur salam dan sapa
Sekedar ingin bertutur cerita
Cerita Bujang yang dilanda Cinta

Hamba bujang yang miskin dan lemah
Mencari Hati tempat beselanggah
Agar tak sepi menjalani hidup yang susah
Didera coba dan uji yang tanpa sudah
Beginilah Nasib seorang Terune Nyalah

Ngambar bagaikan Anak Ayam
Mengais tanah bilang jelo dan malam
Demi bertemu dengan dedare yg di idam
Tak peduli ujan angin guntur menghantam

Adakah kira tuan Sudi
Menunjuk jalan agar hamba bisa jadi
Bertemu dengan pencarian yg tak kunjunng henti
Agar lega dan lepas benan di hati

Laguq, Mule nasib Hamba
Fakir kasih Miskin hati yang didamba
Berjalan mencari Gadis yang jadi tamba
Tamba hati agar ada yang diraba

semoga dimaafkan
Sekedar pelipur kegalauan
Agar tak sendiri kesakitan
Menahan Luka yang kian tak tertahan
☺️

Rabu, 20 Juli 2022

Apakah yang lebih Buruk ??

 Tak semudah kelihatannya

Tak sesederhana kedengarannya

Begitulah Hidup Dijalani

Begitulah Kehidupan dimaknai

 

Namun Apakah yang lebih buruk?

Saat Hidup Terpuruk

Saat kehidupan Semakin Surut

Dan kita kehilangan rupa dan bentuk

 

Dunia Menyilaukan

Menuntut manusia saling tak memperdulikan

Hidup semakin tertekan

Dan Nilai kehidupan perlahan dilupakan

 

Dari Semua yang terburuk apakah yang lebih buruk ?

Saling Bunuh, Saling Rampok atau Saling Cambuk ?

Tidak ? Sama Sekali tidak Mendekati

 

Yang terburuk adalah

Saat Penyair kehilangan Rima Syair

Saat Pecinta Kehilangan Perasaannya

Dan Yang Terakhir

Saat Lelaki Hidup Sendiri dan Sepi ditengah Lautan Cinta yang ia tak bisa ia lihat



Selasa, 22 Februari 2022

Engkau

Bismillahirrahmanirrahim
Aku memulai risalah diri
Dengan nama pecandu hati
Sebagai doa dan puji
Tertuju pada ilahi

Aku mulai menyebut namamu
Dengan Segalah Keindahanmu
Penawar Segala Rindu
Pereda Segala Pilu

Cantik adalah sifatmu
Indah dalam tutur lenyap pada Af'almu
Semesta hati adalah milikmu
Duhai Engkau Penyebab Rindu

Dengan Rasa aku memuja
Menempuh Jalan bernama Cinta
Agar dapat kita bersua
Disurga maupun didunia

Kau lah awal segaala Hidup
Laksana udara yang aku hirup
Memberi harap pada seorang mahluk
Senantyasa dipuji tanpa ngantuk

Hakikat ku mencintaimu
Makrifatku untuk bersamamu
Dalam jalan tarikat ku menujumu
Wahai engkau pemilik segala rindu

Jikalah dapat
Semasa hidup aku ingin merapat
Agar bisa kuraih syafaat
Dalam jalan cinta aku meratap
Menujumu
Dalam sebuah perjumpaan rindu
Wahai pemilik hatiku
Kamu.


Gerunung, 22/feb/2022

De Leo Mahendra

Rabu, 01 September 2021

Diah Ayu Ningsih Bq.

Siapa aku?
Mahluk Perindu
Dirundung Malu
Kepada sang Diah Ayu

Darimana datangnya Rindu
Dari fikiran yang tak jemu
Yang hanya padanya tertuju
Mahluk Cantik Bernama Ayu

Merindumu aku masih
Sudikah engkau berbelas kasih
Menjadi penawar hati sedih
Duhai Baiq Diah Ayu Ningsih

Sajak ini lahir karnamu
Kukandung dalam Rahim Rindu
Kubawa dalam hati ia bercumbu
Bercampur dengan darah yang menggebu

Disini aku berdoa
Pada Tuhan dengan segala Semoga
Agar terkabul kita berdua
Bersanding dalam ahir menjadi kita
Aku
Ayu
Kita

Kamis, 08 Juli 2021

Kekasih

Kekasih Aku Selalu Rindu
Tapi terkadang enggan bertemu
Terkekang Rasa Jemu
Oleh dunia yang penuh tipu tipu

Kekasih Aku ingin mengadu
Tapi terkadang urung karna malu
Melihat badan miskin ilmu
Dan batin penuh dengan dosa yg beribu

Kekasih Aku ingin bersua denganMU
Jangan palingkan wajahMU
Meskipun hina diri sebagai hambaMU
Karna padamulah Cinta ini tertuju

Salam dariku
HambaMu
Yang Merindu

Uchen