Teruntuk
pada mu Sahabatku
Bismillah
Untuk kalian Sahabat yang telah
menjelma menjadi saudaraku
Terimakasih karena telah menjadi bagian
penting dalam kehidupanku
Kalian adalah titik titik yang mejagaku
tetap dalam kesadaran
Sebagian kalian mungkin tidak begitu
mengenalku atau bahkan tak tau namaku
Tapi kehadiran kalian dalam kehidupanku
membawaku dalam jutaan pemaknaan hidup yang tak ternilai.
Arrahman
Maafkan kalau diam diam aku menyayangi
kalian
Karna kalian adalah sinergi cahaya yang
membuat lumpur pekat ini bercahaya
Semoga cahaya itu tak redup karna
kealfaan diriku pada kalian
Kalian membuatku terjaga dalam tidur
Dan tersadar dalam Hayalan
Meski aku telah Mabuk tanpa Anggur
Kalian adalah takdir yang tak dapat
dilafazkan dalam jutaan Syukur tapi Semoga kalian lenyap dalam satu kata yang
selalu kita “INGAT”
Arrahim
Kini Sudilah kalian hadir dalam
perjamuan
Dalam meja Kehidupan
Dimana terkecapnya MAnis dalam Garam
dan Pahit dalam Gula
Semuanya telah kusajikan dalam cawan
kehidupan
Yang Kulenyapkan dalam Kuah Pemaknaan
Sampai tiba diahir perjamuan
Akupun bercahaya layaknya kalian
Diahir Sajak ini Izinkan aku mencuri
lagi Terimakasih itu dari Tuhan
Kuhadiahkan pada Kalian.
Agar Sajak ini kujadikan Mantra yang
nantinya menjadi Puji pada Tuhan
Agar Arrahman dan Arrahimnya genap pada
kalian
Semoga IA tak keberatan
Karna Bismillah saja cukup untuk Tuhan
Bagus Jiwa
Pengemos timuq, 06, September 2017
Tribute to Those who make me more than
I am…..

























Tidak ada komentar:
Posting Komentar