Senin, 01 Februari 2021

Tinta

Tumpukan kertas lama 
Mengantar pada Cerita Baru
Kisah lain Gugur dimakan Hama
Cerita Lain mulai ditutur

Disinilah aku memulai
Irisan tinta mulai menari gemulai
Asa dalam coretan terkulai
Hitam tinta mulai membuai

Aku mulai menulis
Yakin tersaji sebagai wadah Rindu
Untukmu yang mulai bersarang dalam relung

Nampan segera kebalut tulisan kertas
Intuisi ku mulai tercurah dalam goresan rindu
Nelangsaku bak candu menulismu
Gagang penaku menari indah tentangmu
Sendu sepi sunyi malam
Itulah latarku mulai menghadirkan mu
Hamparan perasaan yang tak bertepi

Bila ini adalah sebuah puisi
Akankah indah sepertimu?
Inikah perjalanan ?
Qalbuku takzim dalam tulisanku


Puyung

Tidak ada komentar:

Posting Komentar