Minggu, 26 Juli 2015

Wanita



Banyak hal yang aku mungkin tidak mengerti dari mahluk yang bernama “Wanita”. Wajahnya berbeda tapi bentuknya tetap saja sama, dilengkapi dengan jiwa pragmatis yang membuat kepala ini seperti ingin pecah kalau terus memikirkannya. Tulisan ini mungkin mewakili beberapa keherananku tentang mahluk unique itu.

Suatu hari dikampus, seperti biasa aku menyeruput kopi hangat dikantin. Seperti ada yang mengarahkan mataku tiba – tiba tertuju pada waitress yang sedang mengantarkan makanan pada yang memesan. Aku sontak berkata “Mbaq, jilbabnya kebuka..” kataku sambil mengisyaratkan kalau perbatasan leher dan dada si mbaq itu keliatan.
“Wah.. mas merati’in ya dr tadi” jawabnya.
Aku senyum malu merah padam. Merasa seperti orang yang tidak sopan yang telah memandang sesuatu yang memang harus tertutup.
***
Beberapa waktu berselang hal yang serupa kualami lagi tapi kali ini aku tidak sengaja memperhatikan Jilbab temanku (Eka) yang terbuka.
“Leo, kamu liat apa ?” Tanya dia heran
“ndaq ada, kok ka” jawabku dengan sasak-indonesia
Aku tidak mau mengulangi kesalahan lagi, jadi aku memutuskan untuk diam. Tapi lama kelamaan aku jadi tidak enak melihatnya.
“Ka..!! itu keliatan” sambil kuisyaratkan.
“Kenapa gak ngasi tau dari tadi” gerutunya.
Niat menghindari kesalahan, aku melakukan kesalahan yang sama tapi untung kali ini kesalahan itu tidak memalukanku karna Eka teman sekelasku.
***
Discourse analysis adalah kelas dimana kelas B dan C belajar satu ruangan (Definisi ku).  Waktu itu aku ingat yang akan pamer reading skill adalah teman baikku fadli. Sebelum presentasi kulihat dia sedang diskusi dengan teman sekelompoknya yang bernama “Soraya” (liat di slide presentasi) bukan rekayasa atau apa tapi kulihat juga jilbabnya kurang tertutup sempurna.
Tanpa piker panjang langsung kusingkap jilbabnya kesamping agar bagian yang terbuka tertutup dan sontak “Ehh, jangan kurang ajar ya” bentaknya sinis padaku sambil memukul tanganku.
Sampai sekarang aku tak pernah mengerti apa maunya mahluk berjilbab ini. Semua yang kulakukan semuanya salah. Mungkinkah menegur jilbab yang terbuka itu salah ? sampai sempat aku berpikir mungkin Jilbab terbuka itu trend tapi kita tetap dilarang untuk melihatnya. I don’t Know…

Tidak ada komentar:

Posting Komentar