SAAT
LILIN ITU PADAM
Sejengkal cxahaya yang sempat menyilaukan
Menawarkan damai dan tentram di luasnya kotak kecil bernama
hati
Hangat sampai tubuh tegar yg lapuk ini kedinginan
Membeku karna api Silam
Kini angin semilir nakal bernyanyi
Goyangkan api lilin yang seakan padam tapi menyala
Lilin itu Padam seketika
Angin tak peduli
Kini angin angin membakar yang termangu di depan lilin yang
mati
Mencoba ‘menghidupkan lilin yg padam dengan air mata duka
Dapatkah itu ? kuasakah Kau?
Lilin itu kering krn airmata kan?
Lantas kenapa masih kau coba?
Biarkan saja ia padam lantas jangan kau bingung
Yang padam akan menarangi sesuatu yang telah menyala
By De Usen LM
Tidak ada komentar:
Posting Komentar